Jumat, 21 Agustus 2015

Natural, Sintetis dan Imitasi pada batu Zamrud

 

 

 

Zamrud atau Emerald termasuk jenis batu permata yang banyak peminatnya sehingga batu permata ini tergolong berharga. Karena batu permata ini berharga maka timbul niat orang untuk meniru batu tersebut.

Pengertian Natural  adalah permata yang pembentukannya berasal dari alam, sedangkan sintetis  Permata yang dibuat di Lab dengan komposisi material yang sama sehingga sifat optik maupun sifat pisik nya. Sifat optik maksudnya sifat yang terkait dengan mata atau lensa seperti indek bias sedangkan sifat pisik yang terkait dengan benda itu sendiri misalnya berat jenis. Sedangkan imitasi adalah batu permata lain yang sengaja dibuat atau terbuat dari alam yang ditujukan untuk meniru dari batu terkait, misalnya green Chalcedony yang berwarna hijau dipasarkan dengan nama zamrud.

Sebagai pembeli kita harus tahu, mana batu permata yang asli, mana yang sintetis dan mana yang imitasi. Disamping itu kita juga harus mengerti jenis zamrud apa yang berharga mahal dan mana yang berharga murah.

Umumnya yang menentukan harga Zamrud adalah ;

1. Kejernihannya , makin jernih batu zamrud harganya makin mahal. Batu yang retak-retak sehingga menghalangi sinar cahaya yang masuk ke permata tersebut harganya lebih murah.

2. Warnanya, Zamrud yang berwarna hijau daun merata harganya lebih mahal daripada warna hijau muda atau gelap.

3. Cut / Bentuk, zamrud yang dipotong atau di asah dengan bentuk emerald/ Rectanguler / segi empat harganya akan lebih mahal daripada bentuk lain.

4. Besarnya, makin besar batu makin mahal harganya.

Disamping kriteria di atas, Transparansi  juga mempengaruhi harga Zamrud, Zamrud yang tembus pandang harga akan lebih mahal. Sedangkan Zamrud yang tidak tembus pandang dan tidak tembus cahaya harganya lebih murah.

Hal lain yang sangat menentukan harga Zamrud adalah zamrud tersebut natural atau Sintetis (buatan lab). Yang Natural akan lebih mahal dari yang sintetis. Oleh karena itu kalau kita mau membeli zamrud perlu ketelitian.  Untuk mengetahui Natural atau Sintetis pada zamrud biasanya dengan melihat model serat dari batu tersebut.

Contoh Zamrud Sintetis, Perhatikan seratnya :

1. Type Serat seperti sarang laba-laba :

chatam chatam  1 chatam 2 chatam 3

2. Type serat seperti busa saat cuci kaca  dan serat gelembung gas

serat sintetis serat sintetis    

 

 

Semoga Bermanfaat.

 

Link Terkait

1. Pengertian Natural, Sintetis dan Imitasi

2. Ciri-ciri batu permata Natural dan batu sintetis

3. Cara menguji keaslian Batu permata

4. Cara sederhana menguji keaslian Ruby

 

 

Jumat, 26 Juni 2015

Ultrasonic Cleaner Merk Delta D68H

 

ultrasonic delta 1 ultrasonic delta

Ultrasonic cleaner adalah pembersih emas /perak/ perhiasan lainnya dengan sistem getar.
Sangat mudah penggunaan nya.
cara penggunaan;
takaran 2 liter air, campurkan air dengan pembersih, seperti: sunligt, rinso, dll....

Nb; disarankan menggunakan sunligt karena hasil perhiasan nya lebih bersih.

Spesifikasi :
- Type D68H
- Tank capacity 2 liter / utk kapasitas 2 liter
- Power consumtion 68 W


catatan :
semakin banyak airnya semakin kecil getarannya, jadi kalau ingin cepat bersih gunakan air yang tidak terlalu banyak.


harga 550.000,-
(belum ongkir ).


hub :
PIN 755a1586
WA 085216329587
www.sinarpermata.wordpress.com

 

Selasa, 16 Juni 2015

Refractometer (alat untuk mengukur Indeks Bias).

 

  refractometer  
     

 

Refractometer adalah sebuah alat yang sangat diperlukan oleh para penilai batu permata, alat ini berfungsi untuk mengukur indeks bias batu permata.

Ketika dua batu permata yang sangat mirip baik sifat optik maupun fisik maka diperlukan suatu alat  yang dapat membedakan keduanya.  Perlu diketahui bahwa batu permata mempunyai indek bias, batu yang satu dengan batu yang lain memiliki indek biasnya masing-masing.

Untuk menggunakan  refractometer diperlukan cairan yang dinamakan cairan Refractive Indeks ( RI).  Cairan diteteskan pada lensa yang terletak pada bagian atas dan dioleskan secara merata, letakan batu permata di atas lensa tersebut, kemudian lihat dari lewat kaca teropong, cari skalanya (gelap-terang) berapa angka yang terlihat? itulah indeks biasnya.

 

refractometer 1 refractometer 2  
     
refractometer 4 refractometer 3  

 

Perhatikan urut-urutan searah jarum jam cara penggunaan refractometer, setelah diketahui angka yang terdapat pada skala ( angka skala di atas 1.51) kemudian cari batu apa yang mempunyai indek bias 1,51 dalam tabel indeks bias, gampang bukan?

alat ini masih sulit dibeli didalam negeri, padahal kalau beli diluar negeri harganya tidak begitu mahal. semoga suatu saat ada yang jual alat ini mengingat fungsinya yang sangat penting dalam penilaian batu permata.

  indeks bias  
     

Sekiranya tulisannya ini bermanfaat, bisa dishare ke orang lain, mohon didoakan juga agar  penulis selalu sehat dan murah rejekinya, Aamiin.

 

 

Wiryo
www.sinarpermata.wordpress.com

 

Link Populer lainnya

1. Cara sederhana test keaslian Ruby dan Safir

2. Perbedaan Safir dan Ruby

3. Macam-macam batu sintetis pada safir

4. Keunggulan Diamond Selector